Metode Pengelolaan Sampah

Dalam Pasal 12 (1) UUPS, setiap orang diwajibkan melakukan pengelolaan sampah dengan cara atau metode yang berwawasan lingkungan. Metode tersebut disampaikan oleh Daniel (2009) dengan 3R, yaitu:

  1. Reduce (mengurangi sampah) dalam arti tidak membiarkan tumpukan sampah yang berlebihan.
  2. Reuse (menggunakan kembali sisa sampah yang bisa digunakan).
  3. Recycle (mendaur ulang).

Sementara Alex (2012) menyatakan metode pengelolaan sampah berbeda-beda tergantung dari banyak hal seperti jenis zat sampah, tanah untuk mengolah dan ketersediaan area di mana metode tersebut secara umum berupa:

  1. Solid waste generated: penentuan timbulan sampah.
  2. On site handling: penangan di tempat atau pada sumbernya. Tahap ini terbagi menjadi tiga, yakni:
    1. Pengumpulan (collecting)
    2. Pengangkutan (transfer and transport)
    3. Pengolahan (treatment), seperti pengubahan bentuk, pembakaran, pembuatan kompos dan energy recovery (sampah sebagai penghasil energi).
  3. Pembuangan akhir: pembuangan akhir sampah harus memenuhi syarat-syarat kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Referensi:

Alex S. 2012. Sukses Mengolah Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Daniel, Valerina. 2009. Easy Green Living. Bandung: Hikmah.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s